APAKAH MAKSUD INSOMNIA…… ?
Apakah arti Insomnia …?
Insomnia adalah sebuah gejala terhadap seseorang yang mengalami gangguan
dalam aktifitas tidurnya. Atau dengan kata lain susah tidur. Insomnia
dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang mana seseorang mengalami
kesulitan untuk tidur atau tidak dapat tidur dengan nyenyak. Rata rata
setiap orang pernah mengalami insomnia sekali dalam hidupnya. Bahkan ada
yang lebih ekstrim menyebutkan 30 – 50% populasi mengalami insomnia.
Insomnia
dapat menyerang semua golongan usia. Meskipun demikian, angka kejadian
insomnia akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini
mungkin disebabkan oleh stress yang sering menghinggapi orang yang
berusia lebih tua. Disamping itu, perempuan dikatakan lebih sering
menderita insomnia bila dibandingkan laki laki. (
http://www.blogdokter.net/2008/07/23/).
JIKA
Anda mengalami gangguan tidur yang mengakibatkan kesulitan memejamkan
mata selama lebih dari 4 minggu, hati-hatilah. Bisa jadi insomnia kronis
telah menyerang Anda.
Insomnia merupakan persepsi atau keluhan
kekurangan tidur disebabkan berbagai faktor, diantaranya kesulitan
tidur, terjaga dari tidur terlalu cepat dan tidur yang tidak nyaman.
"Kalau
keluhan sulit tidur dialami lebih dari 4 minggu, ada kemungkinan
mengalami insomnia kronis. Penyebabnya, karena terjadi perubahan pada
struktur kimia otak dan hormon otak, serta terdapat gangguan
psikiatrik," jelas DR. Dr. Nurmiati Amir Sp.KJ dari bagian Psikiatri
Fakultas Kedokteran UI, di acara peluncuran obat Insomnia Rozerem
(Ramelteon), di Jakarta, Sabtu (11/10). Menurut data
www.cureresearch.com, prevalensi insomnia di Indonesia sekitar 10
persen. Artinya, kurang lebih 28 juta dari total 238 juta penduduk
Indonesia menderita insomnia.
(
http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/11/1524066/insomnia.kronis.gangguan.tidur.4.minggu.lebih)
Apakah yang menyebabkan seseorang mengalami Insomnia …?
Penyebab Insomnia bermacam-macam, diantaranya :
1. Stress
2. Depresi
3. Penggunaan zat-zat tertentu
4. Alkohol / minuman keras
5. Perubahan jadwal kerja / lingkungan kerja
6. Penggunaan obat tidur dalam waktu lama
7. Masalah medis yang sangat kronis : misalnya Asma, dan rematik
8. Efek samping obat , dll
Apakah Insomnia bisa sembuh ….. ?
Insomnia bukanlah suatu penyakit yang disebabkan oleh firus
atau bakteri tertentu. Akan tetapi disebabkan oleh gejala gangguan
karena terjadi perubahan pada struktur kimia otak dan hormon otak, serta
terdapat gangguan psikiatrik," jelas DR. Dr. Nurmiati Amir Sp.KJ dari
bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran UI, di acara peluncuran obat
Insomnia Rozerem (Ramelteon), di Jakarta, Sabtu (11/10).
Lebih jauh
Nurmiati memaparkan, gangguan psikiatrik yang menjadi penyebab insomnia
kronis misalnya kecemasan, depresi dan penggunaan zat-zat tertentu.
Selain itu, kondisi medis juga bisa menjadi penyebab insomnia, seperti
asma, rematik dan efek samping pengobatan.
Selain insomnia kronis,
terdapat dua jenis insomnia lainnya, yaitu insomnia transient dan
insomnia jangka pendek. Insomnia transient terjadi jika keluhan sulit
tidur berlangsung kurang dari satu minggu. Biasanya disebabkan stres
akut atau akibat sistem pekerjaan berdasarkan shift.
Sedangkan
insomnia jangka pendek, jika keluhan sulit tidur terjadi dalam 1-4
minggu. Insomnia jenis ini disebabkan stres yang terus menerus atau
akibat penyakit akut.
Nurmiati juga menjelaskan, dampak merugikan
bagi mereka yang menderita insomnia menurunnya kualitas hidup, gangguan
jiwa, stamina fisik menurun dan menurunnya produktivitas.
Perawatan
yang bisa dijalani oleh penderita insomnia, antara lain dalam bentuk
pengobatan, psikoterapi, memperbaiki kualitas tidur dan menghilangkan
penyebab utama kesulitan tidur.
Menurut data www.cureresearch.com,
prevalensi insomnia di Indonesia sekitar 10 persen. Artinya, kurang
lebih 28 juta dari total 238 juta penduduk Indonesia menderita insomnia.
http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/11/1524066/insomnia.kronis.gangguan.tidur.4.minggu.lebih
Bagaimanakah cara mengatasi Insomnia.....?
Berikut beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mengurangi serangan insomnia.
Berolah
raga teratur. Beberapa penelitian menyebutkan berolah raga yang teratur
dapat membantu orang yang mengalami masalah dengan tidur. Olah raga
sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan bukan beberapa menit menjelang
tidur. Dengan berolah raga, kesehatan anda menjadi lebih optimal
sehingga tubuh dapat melawan stress yang muncul dengan lebih baik.
Hindari
makan dan minum terlalu banyak menjelang tidur. Makanan yang terlalu
banyak akan menyebabkan perut menjadi tidak nyaman, sementara minum yang
terlalu banyak akan menyebabkan anda sering ke belakang untuk buang air
kecil. Sudah tentu kedua keadaan ini akan menganggu kenyenyakan tidur
anda.
Tidurlah dalam lingkungan yang nyaman. Saat tidur, matikan
lampu, matikan hal hal yang menimbulan suara, pastikan anda nyaman
dengan suhu ruangan tidur anda. Jauhkan jam meja dari pandangan anda
karena benda itu dapat membuat anda cemas karena belum dapat terlelap
sementara jarum jam kian larut.
Kurangi mengkonsumsi minuman yang
bersifat stimulan atau yang membuat anda terjaga seperti teh, kopi.
alkohol dan rokok. Minuman ini akan menyebabkan anda terjaga yang tentu
saja tidak anda perlukan bila anda ingin tidur.
Makananlah makanan
ringan yang mengandung sedikit karbohidrat menjelang tidur, bila
tersedia, tambahkan dengan segelas susu hangat.
Mandilah dengan air
hangat 30 menit atau sejam sebelum tidur. Mandi air hangat akan
menyebabkan efek sedasi atau merangsang tidur. Selain itu, mandi air
hangat juga mengurangi ketengangan tubuh.
Hentikan menonton TV, membaca buku, setidaknya sejam sebelum tidur.
Gunakanlah
tempat tidur anda khusus untuk tidur. Hal ini akan membantu tubuh anda
menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tidur. Saat anda berbaring di
tempat tidur, maka akan timbul rangsangan untuk tidur.
Lakukan
aktivitas relaksasi secara rutin. Mendengarkan musik, melatih
pernafasan, meditasi dan lain lain akan membantu memperlambat proses
yang terjadi dalam tubuh sehingga tubuh anda menjadi lebih santai.
Keadaan ini akan mempemudah anda untuk tidur.
Jernihkan pikiran anda.
Enyahkan segala kekhawatiran yang menghinggapi pikiran anda. Salah satu
cara untuk ini adalah menuliskan semua pikiran anda lewat media blog.
Tidur
dan bangunlah dalam periode waktu yang teratur setiap hari. Waktu tidur
yang kacau akan mengacaukan waktu tidur anda selanjutnya.
Demikianlah
tips mengurangi masalah tidur anda. Selalulah ingat bahwa tidur
merupakan kebutuhan pokok tubuh untuk pertumbuhan dan memperbaiki fungsi
organ yang terganggu. Insomnia bukan merupakan penyakit bawaan dan
dengan demikian tentu akan mudah disembuhkan. (
www.blogdokter.net/2008/07/23)
Jika dengan langkah diatas anda masih merasa gagal mengatasi masalah tidur, ada cara lain untuk mengatasi masalah tersebut :
Ada
5 tips populer dari Psikolog Klinis dan Ahli Gangguan Tidur Amerika
Serikat, Dr Michael J Breus PhD agar tidur Anda berkualitas :
A.
Buat jam santai Anda sebelum tidur. Berhenti bekerja. Apapun pekerjaan
Anda hari itu, tinggalkanlah. Lakukan sesuatu hal yang bisa membuat Anda
bersantai, seperti mandi air hangat diselingi musik ringan, membaca
bahan bacaan ringan, atau menonton TV jika memang dapat membuat Anda
santai (hindari berita TV).
B. Pergi tidur dan bangun pada jam yang sama selama 7 hari.
C.
Jadwalkan untuk berolahraga selama 30 menit dalam sehari selama
seminggu. Anda bisa membagi-baginya dalam beberapa waktu dalam sehari.
Misalnya, 10 menit jogging sebelum makan pagi, 10 menit pada saat makan
siang, dan 10 menit pada waktu makan malam.
D. Hindari kafein setelah jam 2 siang. Jangan pula mengonsumsi minuman bersoda dan obat sakit kepala.
E. Lakukan relaksasi tubuh dan pikiran seperti meditasi, yoga, atau pijat relaksasi.
http://www.litbang.depkes.go.id/aktual/kliping/insomnia260608.htm
sumber